BEI: Bisnis Perusahaan Efek Masih Menarik, Di Tengah Tren Otomasi Bisnis

(Teknosignal – BEI) – Ada 11 perusahaan efek yang meninggalkan kursinya di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2018. Namun, selama periode tersebut, hanya satu perusahaan efek yang menjadi anggota bursa (AB).

Dari 11 perusahaan tersebut, ada empat pialang asing yang mengembalikan Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB). Keempatnya adalah Morgan Stanley Sekuritas Indonesia, Deutsche Sekuritas Indonesia, Merrill Lynch Sekuritas Indonesia dan Nomura Sekuritas Indonesia.

Salah satu perusahaan efek yang memperoleh SPAB selama tiga tahun terakhir adalah Verdhana Sekuritas Indonesia yang diakuisisi pada 6 Januari tahun ini.

Laksono Widodo, Direktur Perdagangan dan Anggota BEI, menjelaskan fenomena keluarnya perusahaan efek bukan karena bisnis pialang sudah tidak menarik. “Bisnis ini masih menarik, namun membutuhkan komitmen dan modal yang besar,” ujarnya, Jumat (22/10).

Baca Juga  Putin menandatangani undang-undang yang mewajibkan perusahaan teknologi AS untuk membuka kantor di Rusia | TeknoSignal

Kebutuhan modal semakin besar karena tren otomatisasi bisnis saat ini. “Persaingan juga semakin meningkat dengan perkembangan teknologi yang semakin dominan,” tambah Laksono.

Salah satu strategi BEI untuk mengurangi risiko di balik tantangan teknologi adalah dengan memberikan pendampingan baik dalam bentuk sosialisasi maupun edukasi kepada investor dan pemangku kepentingan pasar modal. BEI juga memberikan subsidi dan bantuan lainnya kepada perusahaan efek.

Laksono menambahkan, jumlah perusahaan efek dan investor sejauh ini tidak tumpang tindih. Perbandingan antara keduanya akan terus berubah sesuai dengan kebutuhan pasar dan teknologi.

“Tidak lupa juga ada Perusahaan Efek Daerah (PED) yang notabene mirip dengan AB. PED yang baru dibentuk adalah Bank Jabar Sekuritas,” kata Laksono.

Baca Juga  Begini cara membuka warung kopi dengan modal di bawah Rp. 20 juta

Selasti Panjaitan/Teknosignal



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *